KeRe’Blog

Uang adalah Konsep

Posted by: h4n1muflih on: Agustus 28, 2008

Uang sebenarnya adalah sebuah konsep yang lebih jelas terlihat oleh pikiran daripada oleh mata. Itu kata Robert Kiyosaki, bukan dari pemikiranku sendiri. Setelah aku pikir-pikir memang ada betulnya karena sering aku lihat dalam kehidupan sehari-hari. Seorang pengusaha lebih melihat uang sebagi konsep, makanya sering aku jumpai mereka tidak sering bersentuhan dengan uang secara kasat mata, beda dengan tukang becak atau penjual bakso yang tiap hari selalu bersentuhan dengan uang.

Bagaimana dengan orang-orang yang punya bisnis online? Itu lebih membuktikan lagi bahwa uang adalah sebuah konsep. Coba perhatikan ketika pemilik bisnis online membuat blog atau situs untuk memperoleh uang. Setelah situs atau blog mereka mampu menghasilkan uang, yang mereka dapatkan adalah bertambahnya angka-angka dalam rekening bank mereka. Mereka tidak menerima uang dalam kasat mata.

Memandang uang sebagai sebuah konsep adalah sebuah paradigma yang relatif berbeda dengan paradigma yang telah lama berjalan dikehidupan yang kita jalani. Kalau menurutku ini sebuah paradigma baru yang manambah alternatif pilihan terhadap sejumlah paradigma yang ada. Dan ini bisa menjadi langkah awal bagi orang yang ingin mencoba paradigma ini. Siapa tahu paradigma ini mampu memberikan harapan yang lebih bagi pencapaian kebebasan finansial. Sering sebuah perubahan harus dimulai dari merubah paradigma kita terhadap suatu permasalahan.

Orang yang memandang uang sebagai konsep seringnya tidak pernah terlalu fokus pada berapa jumlah uang yang didapat hari ini, atau bulan ini. Mereka lebih fokus bagaimana mematangkan atau menyempurnakan konsep hingga sampai pada titik dimana konsep itu benar-benar cukup teruji baik sebagai mesin penghasil uang atau aset yang terus tumbuh. Dan konsep yang dibicarakan dalam hal ini tentunya bukan cuma konsep pada tataran pasif, tetapi konsep yang ditindaklanjuti dengan tindakan. Sebagai contohnya di Jepang ada filosofi KAIZEN yakni sebuah konsep yang ditujukan untuk terus menyempurnakan sitem kerja sehingga produktivitas akan semakin terus ditingkatkan sampai pada suatu titik yang diharapkan.

Menurut pengamatanku nih…semakin modern masyarakatnya maka paradigma uang sebagai konsep lebih jelas terlihat. Coba kita bandingkan masyarakat di kota-kota besar dunia dengan masyarakat tradisional di pedesaan Indonesia. Bisa kita lihat mereka yang hidup di perkotaan ketika bertransaksi lebih berkutat pada angka-angka daripada dengan uang yang terlihat jelas secara kasat mata, sementara di pedesaan sangat jelas terlihat uang beterbangan dari tangan yang satu ke tangan yang lain.

Sekarang sebuah pertanyaan muncul, apa ada yang mau coba paradigma ini. Enaaak lho..plus gurih.

3 Tanggapan ke "Uang adalah Konsep"

Betul juga memang uang itu konsep, atau hanyalah suatu proses. Kita semakin jarang pegang.
Jadi kalau kita mau kreatif sebenarnya kalau pinter mengolah rasa, maka kisa sebenarnya tidak pernah miskin.

salam
sumintar.com

Gurihnya dimana mas? Perasaan yang kurasakan selama ini asem melulu? hehehe

masmintar: paradigma seperti itu kadang dapat menuntun kita untuk membantu melahirkan perilaku baru yang lebih produktif tentunya. Atau paling apesnya ya..menambah semangat dan tenaga tambahan lagi.
orangndut: asemnya moga aja tidak lebih dari lima kali, kalau saya asemnya baru dua kali. Itupun enggak terlalu asem. Oh..ya baru nyadar selama ini yang aku rasakan gurihnya bukannya sukses dapat uang tapi baru ngebayang aja karena aku belum termasuk golongan orang sukses. Mungkin seperti orang lihat makanan, belum mencicipi tapi udah merasa enak.

Tinggalkan Balasan