KeRe’Blog

Petani Online

Posted by: h4n1muflih on: Agustus 12, 2008

Dalam menjalankan bisnis online sepantasnya kita belajar pada petani. Apa yang bisa kita petik dan pelajari dari perilaku petani? Satu hal yang paling utama adalah petani selalu mematuhi hukum alam dalam menjalankan kerjanya. Tidak pernah sekalipun mereka melawan hukum alam hanya untuk mengikuti nafsu memperoleh panen yang melimpah tapi dengan kerja yang instant dan mudah. Para petani sadar bahwa penyelesaian masalah pertanian tidak dapat dilakukan dengan pendekatan yang cepat, mudah, gratis, dan menyenangkan sebab disana petani tunduk pada hukum alam dan prinsip-prinsip yang berlaku. Hukum alam, berdasarkan pada prinsip, berlaku tanpa peduli apakah kita menyadarinya atau mematuhinya.

Satu-satunya hal yang bertahan sepanjang waktu adalah hukum pertanian : saya harus mengolah tanah, menabur benih, merawatnya, menyianginya, mengairinya, dan secara bertahap memupuk pertumbuhan dan perkembangan sampai masak benar. Demikian pula halnya dengan bisnis apapun juga – tidak ada jalan pintas dimana kita dapat langsung masuk dan membereskan semuanya hanya dengan suatu sikap mental positif dan sekumpulan rumus dan teori kesuksesan. Hukum panenlah yang berlaku. Hukum alam, prinsip, berlaku tanpa peduli. Oleh karena itu letakkanlah prinsip-prinsip ini dalam menjalankan bisnis agar kita tidak mudah tertipu dan tergiur dengan tawaran bisnis yang menawarkan cara-cara cepat menjadi kaya dengan waktu yang singkat.

Sebagian kebiasaan yang mengedepankan cara-cara instant dalam penyelesaian masalah dan bisnis sebenarnya berakar pada kondisi sosial kita sehari-hari. Tanpa kita sadari kebiasaan itu masih melekat di tubuh kita. Misalnya masih ingat dalam ingatan kita di mana waktu di sekolah banyak dari kita bermalas-malas dan kemudian belajar mendadak saat ujian dan kemudian lulus. Satu hal yang pasti cara-cara ini tidak mungkin dapat diterapkan dalam pertanian. Contohnya : bisakah petani pergi selama dua minggu tanpa memerah susu dan kemudian kembali dan memerah mati-matian sapinya agar memperoleh puluhan liter susu dalam sehari? Dapatkah petani ‘lupa’ untuk menanam dimusim tanam atau bermalas-malasan pada musim itu dan kemudian mengolah mati-matian dalam musim kemarau agar dapat panen?

Saya yakin dalam bisnis online pun hukum alam sebenarnya berlaku. Orang-orang yang menyusun kebiasaan kerjanya dengan dasar hukum alamlah yang akhirnya menuai panen yang melimpah. Dan satu hal yang pasti pula bahwa sebuah visi dan intuisi bisnis tidak didapat hanya dengan berpikir positif dan membaca beribu-ribu lembar teori bisnis tetapi itu terbentuk melalui proses kerja yang berprinsip. Tentunya prinsipnya adalah hukum alam.

Coba abaikan blog anda selama 20 hari, kemudian pada hari ke-21 kamu langsung memposting 20 tulisanmu, dan itu dilakukan berulang kali selama setahun. Bisa dibayangkan apa yang akan terjadi?

2 Tanggapan ke "Petani Online"

Benar mas pendapat sampean, petani selalu mengikuti hukum,
kalau tidak yah gak panen,
bayangkan aja mau bertanam padi di musim kemarau, tentu saja gak ada air,
dan padi akan mati semua.

Salam sukses dan kenal.

sumintar.com

KeRe’: Salam kenal juga masmintar. Tapi kelihatannya hukum alam itu sudah mulai dipraktekan oleh masmintar. Kalau saya masih terkendala karakter. Moga saja saya bisa mengikuti jejak pakde.

Tinggalkan Balasan